Tulisan ini berisi renungan, renungan yang biasanya saya lakukan di waktu senggang. Pada dasarnya, renungan ini dipengaruhi oleh film yang ditonton, berita televisi, atau buku bacaan.
Pertama, waktu berjalan sangat konsisten. Waktu tidak pernah berjalan mundur, selalu ke depan. Tidak peduli seberapa kuat iman saya dan anda, umur pasti bertambah. Relativitas Einstein juga tidak bisa membalikkan arah waktu, kecuali anda secepat cahaya. Jadi, anda dan saya pasti menua. Bahkan setelah kita mati pun, waktu masih berjalan maju. Intinya adalah tidak ada yang bisa melawan waktu. Kita hanya bisa menikmatinya. Seperti sedang naik sampan tanpa dayung di sungai yang tenang, you just enjoy the ride.
Kedua, hidup itu punya siklus. Ada saatnya anda bahagia dan ada saatnya anda sedih. Saat anda sedang bahagia, jangan sampai lengah dan terlena. Saat anda sedih, jangan meratapinya berlebihan. Apapun situasinya sekarang, kita tetaplah bersyukur. Jadi jikalaupun anda sedang mempunyai masalah, itu pasti ada gunanya. Jikalaupun anda sedang bergembira, itu ada esensinya. Jadi jangan mengutuk nasib dan hidup, sebelum anda menjalaninya.
Ketiga, kesuksesan tidak bisa dipeoleh sendirian. Kesuksesan adalah hasil kerja tim. Teman-teman anda, pacar anda, rekan-rekan sekerja, dan orang tua anda berperan untuk mensukseskan anda. Bahkan penjual warteg di depan kosan bisa jadi adalah anggota tim anda.
Ok, saatnya untuk bekerja.
Seize the day my friend!
